Fasilitasi Pengobatan Balita Epilepsi Asal Pangkalpinang, PT Timah Tbk Salurkan Bantuan Akomodasi Rujukan

By Admin


PT Timah Tbk
nusakini.com, Pangkalpinang – Anggota holding Industri Pertambangan BUMN, PT Timah (Persero) Tbk, menyalurkan bantuan dana operasional kesehatan kepada keluarga balita penderita epilepsi di Kota Pangkalpinang. Langkah ini diambil guna meringankan beban finansial keluarga pasien yang harus menjalani pengobatan rujukan ke luar pulau.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada orang tua dari Zilvina Adelia Azelia, seorang balita berusia tiga tahun yang memerlukan penanganan medis intensif. Penyerahan donasi ini dikonfirmasi oleh pihak keluarga pada Senin (20/7/2026), sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan di wilayah operasional korporasi.

Menurut penuturan Deka Erwandi, ayah kandung Zilvina, putrinya dijadwalkan menjalani rangkaian pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Sumatra Selatan, mulai Selasa (21/7/2026). Proses pengobatan intensif tersebut diperkirakan akan memakan waktu hingga beberapa pekan ke depan.

Sebelum dirujuk ke Palembang, pihak keluarga dilaporkan telah mengupayakan kesembuhan Zilvina ke sejumlah fasilitas kesehatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Namun, keterbatasan fasilitas medis setempat membuat dokter spesialis merekomendasikan penanganan lebih lanjut di rumah sakit rujukan regional tersebut.

Deka mengungkapkan bahwa biaya operasional di luar tanggungan medis menjadi kendala utama bagi keluarganya yang memiliki keterbatasan ekonomi. Dana dari program sosial BUMN ini rencananya akan dialokasikan seluruhnya untuk menutup kebutuhan logistik selama di luar daerah.

"Bantuan yang kami terima dari PT Timah ini nantinya akan digunakan untuk biaya transportasi dan akomodasi, serta membeli obat-obatan yang tidak tercover rumah sakit," ujar Deka saat ditemui di Pangkalpinang.

Melalui intervensi bantuan biaya penunjang ini, pihak korporasi berharap proses pengobatan rawat jalan maupun rawat inap pasien balita tersebut dapat berjalan tanpa hambatan logistik, sehingga Zilvina dapat tumbuh normal seperti anak-anak seusianya.